Ilustrasi Deep Synoptic Array dengan ribuan antena radio tersebar di gurun Nevada, menghadap ke langit malam penuh bintang.
Ilustrasi Deep Synoptic Array dengan ribuan antena radio tersebar di gurun Nevada, menghadap ke langit malam penuh bintang.

Pemetaan langit oleh DSA memberi konteks ringan untuk teman yang tertarik melihat bagaimana teknologi baru mengungkap alam semesta.

Teleskop Radio Terbesar Siap Ungkap Misteri Langit Alur cerita dan fakta utama

Para ilmuwan dari California Institute of Technology (Caltech) sedang membangun Deep Synoptic Array (DSA), teleskop radio paling sensitif dan cepat yang pernah dibuat. Proyek ini akan dibangun di Gurun Nevada, Amerika Serikat, di lokasi terpencil untuk menghindari gangguan sinyal radio buatan manusia. DSA akan terdiri dari sekitar 1.650 antena radio, masing-masing berdiameter hampir enam meter, tersebar di area seluas 19 kilometer kali 16 kilometer. Jaringan ini akan menjadi salah satu yang terbesar di dunia, melampaui kapasitas Very Large Array di New Mexico yang hanya memiliki 27 antena.

Menurut Gregg Hallinan, profesor astronomi di Caltech dan peneliti utama DSA, teleskop ini akan memetakan seluruh wilayah langit yang terlihat beberapa kali selama lima tahun pertama operasinya. Pada hari pertama saja, DSA diperkirakan akan mendeteksi sumber radio sebanyak yang selama ini diketahui dalam 20 juta sumber. Dalam survei awal, proyek ini menargetkan penemuan sekitar satu miliar sumber radio baru.

DSA tidak hanya fokus pada pemetaan, tetapi juga ditujukan untuk mengungkap fenomena kosmik seperti fast radio burst (FRB) dan peran energi gelap dalam evolusi alam semesta. Dengan kemampuan mengumpulkan data secara cepat, DSA akan menghasilkan gambaran yang jauh lebih lengkap dari struktur dan dinamika kosmik. Data yang dihasilkan akan tersedia hampir secara real-time dan dapat diakses oleh publik sejak awal operasional, membuka peluang kolaborasi global dalam penelitian astronomi.

Fakta

  • Deep Synoptic Array (DSA) akan dibangun di Gurun Nevada, Amerika Serikat, untuk menghindari interferensi sinyal radio.
  • Proyek DSA melibatkan 1.650 antena radio berdiameter hampir enam meter, tersebar di area 19 km x 16 km, selesai pada 2029.
  • DSA diproyeksikan mendeteksi setara 20 juta sumber radio pada hari pertama dan menemukan satu miliar sumber baru dalam survei awal.
  • Tujuan utama DSA adalah memetakan langit, mendeteksi fast radio burst, dan mengungkap peran energi gelap.
  • Data DSA akan tersedia hampir secara real-time dan dapat diakses publik sejak awal operasi.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial