
Temuan fosil ini memberi konteks penting untuk rekan atau teman yang tertarik pada evolusi dinosaurus di Gondwana.

Temuan Fosil Dinosaurus Unik di Argentina Alur cerita dan fakta utama
Ilmuwan telah menemukan spesies dinosaurus raksasa baru bernama Bicharracosaurus dionidei di wilayah Patagonia, Argentina. Dinosaurus pemakan tumbuhan ini hidup sekitar 155 juta tahun lalu pada periode Jurassic dan memiliki panjang tubuh hingga 20 meter. Fosilnya ditemukan di Provinsi Chubut dan terdiri dari lebih dari 30 ruas tulang belakang, beberapa tulang rusuk, serta bagian panggul yang menunjukkan individu dewasa.
Keunikan Bicharracosaurus dionidei terletak pada kombinasi anatomi yang tidak lazim: lehernya menyerupai Giraffatitan dari Tanzania, sementara struktur punggungnya mirip Diplodocus dari Amerika Utara. Analisis filogenetik menunjukkan bahwa dinosaurus ini termasuk dalam keluarga Brachiosauridae, yang menjadikannya Brachiosauridae pertama dari periode Jurassic yang ditemukan di Amerika Selatan.
Penemuan ini sangat penting karena sebagian besar fosil dinosaurus raksasa dari periode Jurassic sebelumnya berasal dari belahan bumi utara. Data dari Argentina ini membantu melengkapi rekaman evolusi makhluk hidup di superbenua purba Gondwana. Nama 'bicharraco' berasal dari bahasa Spanyol untuk hewan besar, sementara 'dionidei' menghormati Dionide Mesa, penggembala yang pertama kali menemukan jejak fosil tersebut.
Fakta
- Bicharracosaurus dionidei ditemukan di Provinsi Chubut, Argentina, dan hidup sekitar 155 juta tahun lalu.
- Dinosaurus ini memiliki panjang sekitar 20 meter dengan kombinasi ciri Giraffatitan dan Diplodocus.
- Analisis filogenetik menunjukkan Bicharracosaurus dionidei termasuk keluarga Brachiosauridae.
- Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal PeerJ pada 16 April 2026.
- Nama spesies 'dionidei' diambil dari Dionide Mesa, penggembala yang pertama kali menemukan fosil tersebut.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





