
Langkah GTSI mengamankan kontrak LNG dari Bintuni memberi konteks ringan untuk rekan atau kolega yang mengikuti perkembangan logistik energi nasional.

GTSI Layani Terminal LNG Bintuni Papua Alur cerita dan fakta utama
PT GTS Internasional Tbk (GTSI) berhasil memenangkan tender Time Charter Party for Tangguh Domestic LNG Tanker dari British Petroleum, membuka babak baru dalam distribusi energi nasional. Kontrak ini melibatkan kapal LNG Carrier Danaputri 1 yang mulai beroperasi sejak akuisisi pada Oktober 2025. Kapal ini kini menjadi tulang punggung distribusi LNG dari Terminal LNG di Teluk Bintuni, Papua, menuju berbagai titik permintaan energi di seluruh Indonesia.
Dengan kapasitas angkut mencapai 145.000 meter kubik, Danaputri 1 menawarkan efisiensi tinggi dalam logistik energi maritim. Kemitraan dengan BP tidak hanya memperkuat posisi GTSI di sektor logistik energi, tetapi juga menjadi bukti kesiapan perusahaan memenuhi standar operasional internasional. Peran kapal ini penting dalam menjaga kelancaran pasokan gas alam cair ke daerah-daerah yang membutuhkan.
GTSI, bagian dari Grup Humpuss, berkomitmen mendukung ketahanan energi nasional melalui layanan pengangkutan LNG yang andal dan berkelanjutan. Keberhasilan ini diharapkan memperkuat portofolio jangka panjang perusahaan dan membuka peluang lebih besar di industri energi global.
Fakta
- GTSI memenangkan tender Time Charter Party for Tangguh Domestic LNG Tanker dari British Petroleum pada Juni 2026.
- Kapal LNG Carrier Danaputri 1, diakuisisi Oktober 2025, kini melayani distribusi LNG dari Terminal Bintuni, Papua.
- Danaputri 1 memiliki kapasitas angkut 145.000 m³ LNG, mendukung efisiensi distribusi energi nasional.
- Rute kapal menghubungkan pusat produksi LNG Tangguh di Bintuni dengan terminal domestik di seluruh Indonesia.
- Chief Operation GTSI, Ricki, menyebut kontrak ini sebagai pondasi keuangan kokoh dan nilai tambah bagi pemegang saham.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial
