
Pergerakan aset kripto yang terkoreksi memberi konteks ringan untuk teman atau rekan yang sedang mengikuti isu ini.

Bitcoin Anjlok, Geopolitik Timur Tengah Memanas Alur cerita dan fakta utama
Pada 22 Juni 2026, harga Bitcoin mengalami penurunan sebesar 0,91% menjadi US$63.585 per koin, sementara kapitalisasi pasar kripto global menyusut ke US$2,18 triliun. Pelemahan ini dipicu oleh ketegangan geopolitik yang memanas di Timur Tengah, terutama setelah Israel melancarkan serangan udara di Lebanon dan Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz—jalur strategis pasokan energi global.
Ketidakpastian geopolitik mendorong investor beralih ke aset yang dianggap lebih aman, termasuk saham teknologi di bursa Amerika Serikat. Minat terhadap pasar saham juga meningkat karena rencana penawaran umum perdana (IPO) dari SpaceX, yang memperkuat daya tarik sektor teknologi AS.
Indeks CoinDesk 20 turun 0,52%, sementara aset kripto utama lainnya seperti Ethereum, Binance Coin, XRP, Solana, dan Dogecoin juga mengalami koreksi antara 0,39% hingga 1,6%. Pergerakan ini mencerminkan pola respons pasar terhadap risiko eksternal, bukan perubahan fundamental dalam ekosistem kripto itu sendiri.
Fakta
- Harga Bitcoin turun 0,91% menjadi US$63.585 pada 22 Juni 2026.
- Kapitalisasi pasar kripto global menyusut ke US$2,18 triliun.
- Ethereum turun 1,18% ke US$1.714, XRP turun 1,6% ke US$1,13.
- Ketegangan meningkat setelah Israel serang Lebanon dan Iran ancam tutup Selat Hormuz.
- Dana mengalir ke saham teknologi AS, didorong minat pada IPO SpaceX.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





