Ilustrasi grafik saham IHSG naik dengan ikon emas, rokok, dan pabrik, mewakili rekomendasi saham EMAS, ESSA, dan GGRM.
Ilustrasi grafik saham IHSG naik dengan ikon emas, rokok, dan pabrik, mewakili rekomendasi saham EMAS, ESSA, dan GGRM.

Pergerakan IHSG dan rekomendasi saham ini bisa jadi konteks ringan untuk teman yang sedang mengikuti pasar modal pekan ini.

IHSG Awal Pekan Diprediksi Bullish Alur cerita dan fakta utama

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan tren bullish pada perdagangan awal pekan, 22 Juni 2026, setelah menguat 0,08 persen pada penutupan Jumat sebelumnya. Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebut IHSG masih bertahan di atas moving average 20 hari (MA20) dengan indikator MACD yang menguat, membuka peluang kenaikan ke area resistance 6.476–6.577.

Sentimen positif datang dari keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Market, nilai tukar rupiah yang stabil, serta meredanya ketegangan geopolitik AS-Iran. Namun, arus keluar dana asing (foreign outflow) secara year-to-date masih menjadi tantangan bagi pasar saham domestik.

Herditya merekomendasikan tiga saham untuk dicermati investor ritel: PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dengan target Rp 7.975–Rp 8.475, PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) di kisaran Rp 710–Rp 765, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dengan target Rp 17.125–Rp 17.300. Sementara itu, pengamat pasar modal William Hartanto menyebut pasar masih menunggu kepastian dari hasil tinjauan MSCI dan FTSE Russell yang akan diumumkan hingga 24 Juni 2026.

Fakta

  • IHSG diprediksi bullish pada perdagangan 22 Juni 2026, setelah menguat 0,08 persen pada penutupan Jumat sebelumnya.
  • Indeks berada di atas MA20 dengan MACD menguat, membuka peluang naik ke level resistance 6.476–6.577.
  • MSCI mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Market, sementara rupiah stabil dan tensi geopolitik AS-Iran mereda.
  • Foreign outflow secara year-to-date masih menjadi tekanan bagi pasar saham domestik.
  • Rekomendasi saham untuk investor ritel: EMAS (target Rp 7.975–8.475), ESSA (Rp 710–765), dan GGRM (Rp 17.125–17.300).
  • Pasar menunggu kepastian hasil tinjauan MSCI dan FTSE Russell hingga 24 Juni 2026.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial