
Pemulihan anxiety Jelita Bahar yang sudah capai 85 persen memberi konteks ringan untuk teman atau rekan yang sedang mengikuti isu kesehatan mental di dunia hiburan.

Jelita Bahar Buka Cerita Soal Anxiety Alur cerita dan fakta utama
Penyanyi dangdut Jelita Bahar membuka cerita pribadi tentang perjuangannya melawan anxiety atau gangguan kecemasan yang sempat menghentikan kariernya. Ia mengungkap bahwa kondisi ini bermula dari keluhan asam lambung sejak 2011, yang kemudian berkembang menjadi GERD dan memicu gejala kecemasan. Namun, Jelita baru menyadari kondisinya sebagai anxiety pada 2019 setelah bergabung dengan komunitas yang memiliki pengalaman serupa.
Gangguan kecemasan membuatnya takut mati, sulit bernapas, dan tidak bisa tampil di tempat ramai. Kondisi ini mengganggu aktivitas sehari-hari dan menghentikan sementara karier bermusiknya. Ia bahkan sempat tidak bisa berada di keramaian karena langsung mengalami gejala panik seperti jantung berdebar dan lemas.
Kini, Jelita menyatakan kondisinya sudah membaik sekitar 85 persen dan masih dalam proses pemulihan. Ia bersyukur bisa kembali beraktivitas, meski dengan batasan tertentu. Cerita ini menjadi pengingat bahwa kesehatan mental butuh waktu dan dukungan untuk pulih.
Fakta
- Jelita Bahar mengalami anxiety yang bermula dari keluhan asam lambung sejak 2011.
- Ia baru menyadari kondisinya sebagai anxiety pada 2019 setelah bergabung komunitas dengan pengalaman serupa.
- Anxiety membuatnya tidak bisa tampil dan berada di tempat ramai karena gejala panik.
- Kini kondisinya membaik sekitar 85 persen dan masih dalam proses pemulihan.
- Jelita mengatakan pemulihan anxiety tidak bisa terjadi secara instan dan butuh proses.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





