
Angka produksi fantastis ini memberi konteks ringan untuk teman yang mengikuti bisnis film Hollywood pasca-pandemi.

Film Termahal Sepanjang Masa Alur cerita dan fakta utama
Jurassic World: Dominion (2022) resmi menjadi film dengan biaya produksi kotor tertinggi sepanjang sejarah, mencapai USD 658,8 juta atau sekitar Rp10,73 triliun. Angka ini menggeser Star Wars: The Force Awakens yang sebelumnya memegang rekor dengan biaya produksi USD 638,9 juta. Yang mengejutkan, biaya besar ini bukan didorong oleh bayaran bintang atau efek visual, melainkan protokol kesehatan ketat selama pandemi COVID-19.
Film yang disutradarai Colin Trevorrow ini menjadi salah satu proyek pertama yang melanjutkan syuting di tengah lockdown di Inggris. Universal Pictures harus mengeluarkan dana besar untuk tes harian, alat pelindung diri, tim medis khusus, dan bahkan menyewa seluruh area hotel mewah The Langley untuk mengisolasi kru dan aktor utama seperti Chris Pratt dan Laura Dern. Penundaan syuting juga menambah beban biaya operasional meski produksi terhenti.
Meski begitu, Universal tidak menanggung semua biaya sendiri. Lewat insentif pajak dari pemerintah Inggris melalui British Film Institute, studio menerima pengembalian dana sebesar USD 127,8 juta. Dengan demikian, pengeluaran bersih Universal berkurang menjadi sekitar USD 531 juta. Meski begitu, angka ini tetap menjadikannya salah satu film berbiaya bersih tertinggi di dunia.
Di box office global, film ini meraup USD 1,004 miliar. Namun, setelah dipotong bagi hasil dengan bioskop dan biaya pemasaran tambahan sekitar USD 150–200 juta, keuntungan dari bioskop tergolong tipis. Keuntungan besar justru datang dari distribusi streaming, hak siar, dan penjualan merchandise dinosaurus yang laris manis. Kesuksesan ini kemudian mendorong Universal untuk melanjutkan waralaba dengan Jurassic World Rebirth (2025), yang dibintangi Scarlett Johansson.
Fakta
- Jurassic World: Dominion (2022) menjadi film termahal sepanjang sejarah dengan biaya produksi kotor USD 658,8 juta (Rp10,73 triliun).
- Biaya tinggi terutama disebabkan protokol kesehatan ketat selama pandemi, termasuk tes harian dan isolasi kru di hotel mewah The Langley, Inggris.
- Pemerintah Inggris memberi insentif pajak sebesar USD 127,8 juta, sehingga pengeluaran bersih Universal menjadi sekitar USD 531 juta.
- Film meraup USD 1,004 miliar di box office global, tapi keuntungan dari bioskop tergolong tipis setelah potongan bagi hasil dan biaya pemasaran.
- Keuntungan besar datang dari distribusi streaming, hak siar, dan penjualan merchandise, mendorong lanjutan waralaba lewat Jurassic World Rebirth (2025).
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





