Ilustrasi stadion sepak bola muda dengan latar kota Medan, simbol konflik akomodasi dan logo AFF U-19 2026
Ilustrasi stadion sepak bola muda dengan latar kota Medan, simbol konflik akomodasi dan logo AFF U-19 2026

Langkah PSSI mengambil alih akomodasi memberi konteks ringan untuk teman yang sedang mengikuti penyelenggaraan turnamen internasional di Sumatera Utara.

Kisruh Akomodasi AFF U-19 di Medan Alur cerita dan fakta utama

Turnamen ASEAN Boys Championship U-19 atau Piala AFF U-19 2026 di Medan mengalami kisruh akomodasi setelah Pemerintah Kota Medan membantah pernah berkomitmen membiayai penginapan peserta. PSSI Sumatera Utara menyatakan bahwa tanggung jawab tersebut kini diambil alih oleh PSSI bersama panitia lokal penyelenggara. Sekretaris PSSI Sumut, Yosephine Sembiring, menegaskan bahwa meskipun komitmen awal disebut sebagai kesepakatan antara panitia lokal dan Wali Kota Medan, pihaknya memastikan turnamen tetap berjalan lancar demi menjaga nama baik Indonesia sebagai tuan rumah.

PSSI menyayangkan munculnya persoalan ini di tengah penyelenggaraan turnamen, yang berpotensi mengganggu citra daerah dalam menghelat event internasional. Yosephine menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari semua pihak, termasuk masyarakat, agar Sumatera Utara bisa menjadi tuan rumah lebih banyak kompetisi internasional di masa depan.

Saat ini, tidak ada informasi lebih lanjut mengenai besaran biaya atau hotel mana saja yang terdampak. Namun, langkah PSSI mengambil alih akomodasi menunjukkan komitmen organisasi untuk memastikan kelancaran event meski terjadi miskomunikasi antarpihak. Fokus kini kembali ke jalannya pertandingan dan upaya meminimalkan gangguan di luar lapangan.

Fakta

  • PSSI Sumatera Utara mengonfirmasi bahwa PSSI dan panitia lokal telah mengambil alih tanggung jawab akomodasi peserta AFF U-19 2026 di Medan.
  • Pemerintah Kota Medan membantah pernah berkomitmen membiayai akomodasi peserta turnamen tersebut.
  • Sekretaris PSSI Sumut, Yosephine Sembiring, menyatakan komitmen awal adalah kesepakatan antara panitia lokal dan Wali Kota Medan.
  • PSSI menyayangkan kisruh ini muncul saat turnamen sedang berlangsung dan berpotensi mengganggu rencana event internasional lain di Sumatera Utara.
  • Penyelenggara menekankan pentingnya menjaga nama baik Indonesia sebagai tuan rumah ajang internasional.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial