
Perbedaan persepsi soal batas privasi ini memberi konteks ringan untuk teman yang mengikuti dinamika rumah tangga publik figur.

Eks ART Buka Suara Soal Konten Anak Erin Taulany Alur cerita dan fakta utama
Konflik hukum muncul antara Erin Taulany dan mantan asisten rumah tangganya, Herawati, setelah Herawati mengunggah konten di media sosial yang dianggap melanggar privasi anak-anak Erin. Herawati membantah niat jahat dan menyebut unggahan tersebut sebagai bentuk euforia karena bekerja di lingkungan selebritas. Ia mengaku sudah meminta izin sebelum mengambil foto dan hanya bermaksud bercanda.
Kuasa hukum Herawati, Deolipa Yumara, menyebut tindakan kliennya wajar sebagai respons manusiawi terhadap kehidupan di sekitar dunia hiburan. Namun, pihak Erin merasa dirugikan dan melaporkan Herawati atas dugaan pencemaran nama baik serta pelanggaran UU ITE terkait akses data pribadi. Sebelumnya, Herawati juga sempat melaporkan Erin atas dugaan penganiayaan ringan.
Kasus ini membuka diskusi soal batas privasi antara pekerja rumah tangga dan majikan, terutama di era media sosial. Meski Herawati menyatakan akan meminta maaf kepada anak-anak Erin, ia menegaskan kebiasaannya aktif di TikTok sudah ada jauh sebelum bekerja di rumah tersebut. Konflik berakhir dengan upaya klarifikasi dan penjernihan persepsi melalui pendekatan hukum.
Fakta
- Herawati, mantan asisten rumah tangga Erin Taulany, membantah niat jahat dalam unggahan foto dan video anak-anak majikannya di media sosial.
- Herawati mengaku hanya bercanda dan merasa senang bisa berinteraksi dengan keluarga artis, menyebutnya sebagai 'euforia'.
- Erin melaporkan Herawati ke polisi atas dugaan pelanggaran UU ITE terkait privasi, setelah sebelumnya Herawati melaporkan Erin atas dugaan penganiayaan ringan.
- Kuasa hukum Herawati, Deolipa Yumara, menyebut tindakan kliennya manusiawi dan menyoroti kesalahpahaman soal batas privasi.
- Herawati menyatakan akan meminta maaf kepada anak-anak Erin, namun menegaskan kebiasaannya aktif di TikTok sudah ada sebelum bekerja di rumah tersebut.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





