Ilustrasi planet LTT 9779 b dengan sisi siang yang terang dan awan reflektif di bagian barat, mengorbit dekat bintangnya dengan latar belakang ruang angkasa.
Ilustrasi planet LTT 9779 b dengan sisi siang yang terang dan awan reflektif di bagian barat, mengorbit dekat bintangnya dengan latar belakang ruang angkasa.

Temuan awan silikat di planet dengan suhu 2.000°C memberi konteks ringan untuk teman yang sedang mengikuti isu ini.

Planet Neptunus Ultra-Panas Punya Awan Reflektif Alur cerita dan fakta utama

Planet LTT 9779 b, dikenal sebagai Neptunus Ultra-Panas, menarik perhatian ilmuwan karena keberadaan awan reflektif di tengah kondisi ekstrem. Planet ini mengorbit sangat dekat dengan bintang induknya, menyebabkan satu sisi selalu siang dengan suhu mencapai 2.000 derajat Celcius, sementara sisi lainnya gelap abadi. Meski begitu, pengamatan menggunakan teleskop James Webb berhasil mendeteksi awan mineral silikat yang tetap bertahan di sisi siangnya.

Temuan ini mengejutkan karena planet seukuran Neptunus yang sangat dekat dengan bintang biasanya kehilangan atmosfer akibat radiasi ekstrem. Namun LTT 9779 b justru mempertahankan awan reflektif yang membantu memantulkan sebagian sinar bintang, sehingga suhu di sisi baratnya lebih rendah dibandingkan sisi timur. Komposisi awan tersebut diduga terdiri dari partikel silikat yang mampu bertahan dalam panas luar biasa.

Planet ini ditemukan di wilayah yang dikenal sebagai 'Gurun Neptunus Panas', area langka bagi planet seukuran Neptunus karena biasanya hanya diisi oleh planet raksasa seperti Jupiter Panas. Keberadaan LTT 9779 b di sana menantang pemahaman ilmuwan tentang pembentukan dan evolusi planet ekstrem. Penelitian yang dipimpin Louis-Philippe Coulombe dari Universitas Montreal ini dipublikasikan pada 18 Juni 2026 dan membuka jalan untuk studi lebih lanjut tentang atmosfer planet di lingkungan paling keras di alam semesta.

Fakta

  • Planet LTT 9779 b memiliki suhu siang mencapai 2.000 derajat Celcius akibat orbitnya yang sangat dekat dengan bintang induk.
  • Planet ini memiliki awan reflektif dari mineral silikat di sisi baratnya, yang membantu menurunkan suhu lokal.
  • Penelitian dipimpin oleh Louis-Philippe Coulombe dari Universitas Montreal dan dipublikasikan pada 18 Juni 2026.
  • LTT 9779 b berada di wilayah 'Gurun Neptunus Panas', area langka bagi planet seukuran Neptunus.
  • Pengamatan menggunakan teleskop James Webb dengan instrumen NIRISS selama 22 jam berhasil memetakan komposisi atmosfer dan variasi suhu.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial