
Susunan planet langka ini memberi konteks ringan untuk teman yang sedang mengikuti peristiwa langit di Indonesia.

Parade Planet Langka di Langit Indonesia Alur cerita dan fakta utama
Fenomena langka parade planet terjadi di langit Indonesia pada Juni 2026, dengan Merkurius, Venus, dan Jupiter tampak berjajar di ufuk barat setelah matahari terbenam. Peristiwa ini terjadi karena posisi khusus planet-planet dalam tata surya yang terlihat dari Bumi, menciptakan ilusi keselarasan di sepanjang ekliptika. Indonesia, berada di wilayah khatulistiwa, menjadi lokasi pengamatan terbaik karena planet-planet terlihat lebih tegak lurus terhadap cakrawala.
Waktu terbaik untuk menyaksikan fenomena ini adalah antara pukul 18.00 hingga 19.30 WIB, tergantung zona waktu, sekitar 20–30 menit setelah matahari terbenam. Venus menjadi titik terang pertama, diikuti Jupiter dan Merkurius yang lebih rendah di cakrawala. Pengamat disarankan mencari lokasi dengan pandangan bebas hambatan ke arah barat, seperti pantai atau lapangan terbuka.
Meski bisa diamati dengan mata telanjang, penggunaan binokular atau teleskop kecil dapat membantu membedakan detail planet. Fenomena ini masih bisa dilihat hingga 15 Juni, dengan tambahan kejutan saat bulan sabit tipis bergabung dalam barisan pada 16–17 Juni, menciptakan pemandangan 'pesta langit' yang estetik.
Fakta
- Fenomena parade planet melibatkan Merkurius, Venus, dan Jupiter berjajar di langit barat setelah matahari terbenam pada Juni 2026.
- Indonesia menjadi salah satu lokasi terbaik di dunia untuk menyaksikan fenomena ini karena posisi khatulistiwa.
- Waktu terbaik pengamatan: 18.00–18.45 WIB, 18.30–19.15 WITA, dan 18.45–19.30 WIT.
- Planet bisa diamati dengan mata telanjang, tetapi binokular membantu melihat detail.
- Bulan sabit tipis akan bergabung dalam barisan pada 16–17 Juni, menciptakan 'pesta langit'.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





