Ilustrasi stadion sepak bola di bawah terik matahari dengan termometer menunjukkan suhu di atas 28°C, simbolisasi dampak perubahan iklim pada Piala Dunia 2026
Ilustrasi stadion sepak bola di bawah terik matahari dengan termometer menunjukkan suhu di atas 28°C, simbolisasi dampak perubahan iklim pada Piala Dunia 2026

Permainan bisa melambat karena panas, memberi konteks ringan untuk teman yang mengikuti Piala Dunia 2026.

Iklim memanas, 97 laga Piala Dunia terancam Alur cerita dan fakta utama

Perubahan iklim berpotensi mengganggu alur dan kualitas 97 dari 104 pertandingan di Piala Dunia 2026 karena suhu yang diperkirakan melebihi 28°C. Batas suhu ini dikaitkan dengan penurunan performa atlet, termasuk frekuensi sprint yang lebih rendah dan waktu pemulihan yang lebih lama. Analisis dari lembaga nirlaba Climate Central membandingkan kondisi iklim saat ini dengan skenario tanpa perubahan iklim akibat aktivitas manusia.

Pertandingan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada rentan terhadap panas ekstrem, terutama laga antara Uruguay dan Spanyol di Guadalajara yang mengalami kenaikan peluang panas sebesar 37 poin persentase menjadi 70 persen. Tim nasional Jepang juga berisiko tinggi, dengan peluang panas mencapai 98 persen saat melawan Swedia di Dallas.

Para ahli seperti Profesor Mike Tipton dari University of Portsmouth menyatakan bahwa suhu tinggi mengubah taktik dan intensitas permainan. Pemain seperti Morten Thorsby dari Norwegia menekankan bahwa kenaikan suhu bukan hanya ancaman kesehatan, tapi juga merusak esensi permainan. FIFA dan panitia penyelenggara belum memberikan respons resmi terhadap temuan ini.

Fakta

  • 97 dari 104 laga Piala Dunia 2026 berisiko mengalami suhu di atas 28°C akibat perubahan iklim
  • Suhu di atas 28°C dikaitkan dengan penurunan sprint dan pemulihan pemain menurut analisis Climate Central
  • Pertandingan Uruguay vs Spanyol di Guadalajara mengalami kenaikan peluang panas 37 poin persentase menjadi 70 persen
  • Timnas Jepang berpeluang 98% menghadapi panas saat melawan Swedia di Dallas pada 25 Juni 2026
  • Mike Tipton dari University of Portsmouth menyatakan panas mengubah taktik dan intensitas permainan
  • Morten Thorsby dari Norwegia menegaskan panas tidak hanya ancaman kesehatan tapi juga kualitas permainan

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial