Ilustrasi visual peta medan magnet kosmik yang menunjukkan struktur jaring-jaring cahaya dan magnet di antariksa, dengan galaksi-galaksi tersebar di seluruh bidang.
Ilustrasi visual peta medan magnet kosmik yang menunjukkan struktur jaring-jaring cahaya dan magnet di antariksa, dengan galaksi-galaksi tersebar di seluruh bidang.

Temuan ini memberi konteks baru untuk rekan atau teman yang mengikuti perkembangan astronomi modern.

Peta medan magnet kosmik terbesar Alur cerita dan fakta utama

Sebuah tim ilmuwan internasional telah merilis peta medan magnet kosmik terbesar sepanjang sejarah, bernama SPICE-RACS. Peta ini dibuat berdasarkan prinsip bahwa cahaya mengalami pembelokan saat melewati medan magnet di ruang angkasa, dan memanfaatkan data dari hampir 4 juta galaksi yang dikumpulkan oleh teleskop radio ASKAP di Australia Barat. Dengan cakupan lima kali lebih luas dari seluruh studi sejenis sebelumnya, peta ini memberikan gambaran komprehensif tentang struktur magnetik antarbintang dan evolusi kosmik miliaran tahun.

Pengukuran dilakukan dengan menganalisis polarisasi cahaya yang diterima oleh sistem teleskop ASKAP, yang mampu mengamati area langit yang sangat luas secara cepat dan mendalam. Data kemudian diproses dan dibuka aksesnya secara global melalui portal CSIRO, memungkinkan peneliti di seluruh dunia menggunakannya untuk eksplorasi lebih lanjut. Pencapaian ini sangat penting karena sebelumnya komunitas ilmiah sangat bergantung pada data usang, terutama untuk wilayah Langit Selatan.

Para ilmuwan, termasuk Profesor Naomi McClure-Griffiths dari SKAO, menyatakan bahwa peta ini bisa membantu menjawab pertanyaan mendasar seperti kapan medan magnet pertama kali muncul di alam semesta. Proyek ini juga menjadi fondasi bagi pengembangan teleskop SKA-Low yang sedang dibangun di lokasi serupa, bersama sistem SKA lainnya di Afrika Selatan, yang diharapkan mulai beroperasi akhir dekade ini.

Fakta

  • Peta medan magnet kosmik SPICE-RACS dirilis pada 5 Juni 2026 oleh tim ilmuwan internasional.
  • Peta ini berbasis data dari hampir 4 juta galaksi yang dikumpulkan oleh teleskop ASKAP di Australia Barat.
  • Cakupannya lima kali lebih besar dari gabungan semua studi serupa sebelumnya.
  • Data diukur melalui polarisasi cahaya yang dibelokkan oleh medan magnet di ruang angkasa.
  • Peta tersedia gratis bagi komunitas ilmiah global melalui portal CSIRO.
  • Teleskop ASKAP memungkinkan observasi cepat dan mendalam terhadap Langit Selatan yang sebelumnya kurang terdokumentasi.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial