
Perubahan selera pelari dari brand global ke lokal memberi konteks ringan untuk teman yang mengikuti dinamika gaya hidup urban Jakarta.

Sepatu Lokal Naik Daun di Kalangan Pelari Jaksel Alur cerita dan fakta utama
Di Lapangan Banteng, Jakarta, tren penggunaan sepatu lari kini bergeser dari brand global ke produk lokal seperti Ortuseight, 910 Nineten, dan Specs. Dulu dipilih karena harga yang lebih terjangkau, kini pelari muda memilih sepatu lokal karena desainnya yang modern dan relevan dengan gaya hidup urban. Warna mencolok dan bentuk yang stylish membuat sepatu ini cocok tidak hanya untuk latihan, tetapi juga untuk gaya setelah lari.
Komunitas pelari di kawasan Jakarta Selatan mulai menjadikan sepatu sebagai bagian dari ekspresi diri, bukan hanya fungsi kenyamanan. Media sosial, terutama TikTok, mempercepat tren ini—satu model yang viral bisa langsung laris di marketplace dan muncul di lintasan dalam hitungan hari.
Ortuseight dikenal ringan dan nyaman untuk latihan harian, sementara 910 lebih dipilih karena tampilannya yang 'standout'. Perubahan preferensi ini mencerminkan kematangan pasar lokal dan kebangkitan kepercayaan terhadap brand dalam negeri di sektor olahraga dan lifestyle.
Fakta
- Ortuseight dan 910 Nineten kini mendominasi penggunaan sepatu lari di Lapangan Banteng, Jakarta.
- Pergeseran pilihan pelari dari brand global ke lokal dipengaruhi desain modern dan promosi viral di TikTok.
- Sepatu lokal kini dianggap cocok untuk gaya hidup urban, tidak hanya untuk latihan tetapi juga nongkrong setelah lari.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





