Ilustrasi sensor kamera Sony LYTIA L910 dengan teknologi LOFIC yang menangkap cahaya terang dan gelap dalam satu frame, menunjukkan perbedaan hasil dengan sensor konvensional.
Ilustrasi sensor kamera Sony LYTIA L910 dengan teknologi LOFIC yang menangkap cahaya terang dan gelap dalam satu frame, menunjukkan perbedaan hasil dengan sensor konvensional.

Perkembangan ini memberi konteks ringan untuk teman yang mengikuti kemajuan kamera HP, terutama yang menantikan hasil foto lanskap tanpa silau.

Sensor Kamera Sony Terbaru Siap Guncang Dunia Fotografi HP Alur cerita dan fakta utama

Sony telah resmi merilis sensor kamera terbarunya, LYTIA L910, pada 17 Juni 2026. Sensor berukuran 1/1,28 inci ini mengusung teknologi LOFIC (Lateral Overflow Integration Capacitor) yang dirancang untuk menjaga detail di area sangat terang, seperti langit silau dalam foto lanskap. Teknologi ini sebelumnya sudah muncul di Xiaomi 18 Ultra, dan kini akan diadopsi oleh smartphone flagship seperti Vivo X500 Pro Max dan Oppo Find X10.

LYTIA L910 menawarkan rentang dinamis hingga 100 dB dalam satu kali jepretan (single exposure), berkat fitur Triple Conversion Gain (TCG-HDR). Ini menghilangkan kebutuhan untuk menggabungkan banyak eksposur, sehingga mengurangi motion blur saat memotret objek bergerak. Sensor ini juga mengurangi noise lebih dari 30% dibanding sensor konvensional, menjadikannya unggul dalam kondisi cahaya rendah.

Sensor ini mendukung kecepatan burst hingga 120 fps di resolusi 12,5 MP dan 30 fps di resolusi penuh 50 MP. Untuk video, mampu merekam 4K HDR hingga 60 fps. Kehadiran LYTIA L910 diprediksi akan menjadi standar baru fotografi smartphone kelas atas, terutama di lini Vivo dan Oppo yang akan rilis akhir tahun 2026.

Fakta

  • Sony resmi rilis sensor kamera LYTIA L910 pada 17 Juni 2026.
  • Sensor ini menggunakan teknologi LOFIC untuk menjaga detail di area terang.
  • LYTIA L910 memiliki dynamic range hingga 100 dB dalam satu kali jepretan.
  • Sensor akan digunakan di Vivo X500 Pro Max dan Oppo Find X10 musim gugur 2026.
  • Mengurangi noise lebih dari 30% dibanding sensor konvensional.
  • Mendukung burst shot 120 fps di 12.5 MP dan video 4K HDR 60 fps.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial