Ilustrasi dua pemimpin dari Iran dan AS berjabat tangan di atas peta Selat Hormuz, dengan simbol perdamaian dan kapal tanker minyak di latar belakang.
Ilustrasi dua pemimpin dari Iran dan AS berjabat tangan di atas peta Selat Hormuz, dengan simbol perdamaian dan kapal tanker minyak di latar belakang.

Perubahan ini layak dipantau lagi, terutama untuk teman yang ingin melihat konteks di balik judulnya.

Iran Bocorkan Draf Damai AS: Selat Hormuz & Akhir Konflik Lebanon Alur cerita dan fakta utama

Pemerintah Iran membocorkan isi draf memorandum kesepahaman dengan Amerika Serikat yang berpotensi mengakhiri ketegangan geopolitik selama hampir lima dekade. Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyebut dokumen yang dikenal sebagai Memorandum Islamabad akan secara resmi mengakhiri konflik di semua front, termasuk peran Iran di Lebanon. Ini menjadi terobosan diplomatik setelah AS untuk pertama kalinya secara eksplisit mengakui kedaulatan Republik Islam Iran.

Negosiasi berlangsung dalam dua tahap. Fase pertama adalah penandatanganan nota kesepahaman yang bisa dilakukan secara digital dalam beberapa hari, sementara fase kedua membahas isu sensitif seperti pencabutan sanksi, program nuklir, dan pengayaan uranium. Iran menegaskan bahwa pengayaan uranium tingkat tinggi hanya boleh diolah melalui pengenceran di dalam negeri.

Pengelolaan Selat Hormuz juga menjadi bagian kunci dalam draf ini. Iran menyatakan selat yang strategis bersama Oman akan dikelola secara bersama, dengan biaya layanan bukan bea transit. Seluruh aset Iran yang dibekukan harus dilepaskan, dan blokade maritim dicabut. Meski draf sudah disepakati kata demi kata, keputusan akhir masih menunggu konsensus Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Fakta

  • Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengungkap draf memorandum kesepahaman dengan AS yang disebut Memorandum Islamabad pada 13 Juni 2026.
  • Dokumen ini akan mengakhiri konflik di semua front, termasuk peran Iran di Lebanon, dan menandai pengakuan AS atas kedaulatan Iran untuk pertama kalinya dalam 47 tahun.
  • Negosiasi berlangsung dua tahap: penandatanganan nota kesepahaman dan pembahasan kesepakatan akhir soal sanksi, uranium, dan dana rekonstruksi.
  • Iran menegaskan pengelolaan Selat Hormuz bersama Oman, dengan biaya layanan bukan bea transit, dan menuntut pencabutan blokade maritim serta pelepasan aset yang dibekukan.
  • Pengayaan uranium tingkat tinggi hanya akan diizinkan melalui pengenceran di dalam Iran, menurut posisi Teheran yang belum final.
  • Draf memorandum kurang dari dua halaman dan telah dinegosiasikan kata demi kata, dengan penandatanganan digital diharapkan dalam beberapa hari.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial