Ilustrasi dua jenis saklar listrik: MCB konvensional dan RCBO modern, dengan latar belakang instalasi listrik gedung dan pasar tradisional yang aman dari kebakaran.
Ilustrasi dua jenis saklar listrik: MCB konvensional dan RCBO modern, dengan latar belakang instalasi listrik gedung dan pasar tradisional yang aman dari kebakaran.

Perubahan dari MCB ke RCBO bisa lebih aman, konteks penting untuk rekan atau teman yang peduli dengan keselamatan listrik di kantor atau pasar tempat mereka bekerja.

Pemerintah Dorong Ganti MCB ke RCBO Alur cerita dan fakta utama

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang menyusun peraturan menteri (Permen) baru untuk meningkatkan standar keamanan sistem kelistrikan di Indonesia. Langkah ini diambil sebagai respons atas maraknya kasus kebakaran akibat korsleting listrik di berbagai daerah, termasuk di kantor pemerintah, pasar tradisional, dan permukiman warga. Pemerintah ingin meminimalkasi kerugian harta benda dan korban jiwa dengan mendorong penggunaan teknologi pengamanan yang lebih responsif.

Aturan baru ini mendorong konversi dari Miniature Circuit Breaker (MCB) konvensional ke Residual Current Circuit Breaker with Overcurrent Protection (RCBO). RCBO dinilai jauh lebih sensitif karena mampu mendeteksi kebocoran arus listrik dan memutus aliran daya secara otomatis dalam waktu singkat. Saat ini MCB masih banyak digunakan masyarakat umum, meski kemampuannya terbatas dalam mencegah kebakaran akibat arus bocor.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan bahwa proses harmonisasi regulasi sedang berjalan untuk memastikan dasar hukum yang kuat sebelum implementasi. Penerapan awal akan diprioritaskan di area publik seperti perkantoran dan pasar tradisional yang berisiko tinggi terhadap kebakaran listrik. Pemerintah menyebut selisih harga antara MCB dan RCBO tidak terlalu besar, sehingga diharapkan tidak menjadi hambatan signifikan.

Fakta

  • Kementerian ESDM sedang merumuskan peraturan menteri tentang standar pengamanan sistem kelistrikan untuk cegah kebakaran akibat korsleting.
  • Pemerintah mendorong konversi dari MCB konvensional ke RCBO yang lebih sensitif terhadap kebocoran arus listrik.
  • RCBO mampu memutus aliran daya secara otomatis dan menyeluruh saat terjadi anomali, lebih cepat dari MCB.
  • Penerapan awal akan difokuskan pada perkantoran dan pasar tradisional yang rentan kebakaran.
  • Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan selisih harga RCBO dan MCB tidak terlalu besar.
  • Proses harmonisasi regulasi sedang berjalan sebelum aturan baru diimplementasikan.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial