Ilustrasi robot bola kecil menggulung di permukaan bulan, mengambil foto wahana antariksa yang mendarat terbalik, dengan latar belakang bumi dan kegelapan luar angkasa.
Ilustrasi robot bola kecil menggulung di permukaan bulan, mengambil foto wahana antariksa yang mendarat terbalik, dengan latar belakang bumi dan kegelapan luar angkasa.

Foto dari robot mungil ini memberi konteks ringan untuk teman yang sedang mengikuti perkembangan eksplorasi bulan.

Robot Bola Jepret Misi Bulan Terbalik Alur cerita dan fakta utama

Robot mungil berbentuk bola dari Jepang, LEV-2, berhasil mengabadikan foto bersejarah dari permukaan bulan setelah wahana utamanya, Smart Lander for Investigating Moon (SLIM), mendarat dalam posisi terbalik pada Januari 2024. Meski hanya beroperasi selama 100 menit, robot seukuran telapak tangan ini mampu menggulung secara otonom mengelilingi SLIM, mengambil gambar lander dan lingkungannya, lalu mengirimkan data ke Bumi melalui LEV-1. Foto-foto ini menjadi bukti krusial mengapa panel surya SLIM gagal berfungsi—karena posisinya yang miring menghalangi akses ke sinar matahari.

LEV-2, yang dirancang oleh ilmuwan JAXA Daichi Hirano, menggunakan dua roda internal untuk mengubah bentuk dan menavigasi medan bulan yang kasar. Kemampuan morfabel dan navigasi otonomnya menjadi terobosan penting dalam eksplorasi luar angkasa. Robot ini membuktikan bahwa platform kecil bisa menjelajah area yang tidak dapat dijangkau wahana besar, membuka jalan untuk misi masa depan ke bulan maupun Mars.

Meski mendarat terbalik, SLIM berhasil bertahan melewati tiga malam bulan yang membeku—masing-masing berlangsung sekitar dua minggu—berkat cukupnya cahaya matahari yang diterima panelnya. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Science Robotics pada 10 Juni 2025, menegaskan potensi robot kecil sebagai penjelajah otonom di lingkungan ekstrem luar angkasa.

Fakta

  • Robot LEV-2 berbentuk bola dan seukuran telapak tangan berhasil mengirimkan foto dari permukaan bulan pada Januari 2024.
  • LEV-2 hanya beroperasi selama 100 menit sebelum kehilangan komunikasi, namun berhasil dokumentasikan pendaratan terbalik SLIM.
  • Foto dari LEV-2 membuktikan SLIM mendarat terbalik, sehingga panel suryanya tidak bisa menyerap cahaya optimal.
  • LEV-2 menggunakan dua roda internal untuk berubah bentuk dan menavigasi medan bulan secara otonom.
  • Wahana SLIM berhasil bertahan melewati tiga malam bulan yang masing-masing berlangsung sekitar dua minggu.
  • Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Science Robotics pada 10 Juni 2025 oleh tim peneliti JAXA.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial