Ilustrasi tahap roket Falcon 9 mendekati permukaan Bulan dengan latar belakang Bumi, menunjukkan lintasan tabrakan yang akan terjadi pada Agustus 2026.
Ilustrasi tahap roket Falcon 9 mendekati permukaan Bulan dengan latar belakang Bumi, menunjukkan lintasan tabrakan yang akan terjadi pada Agustus 2026.

Tabrakan roket Falcon 9 dengan Bulan memberi konteks ringan untuk teman yang tertarik pada isu sampah antariksa dan eksplorasi luar angkasa.

Roket SpaceX Akan Tabrak Bulan Agustus 2026 Alur cerita dan fakta utama

Sebuah tahap roket Falcon 9 milik SpaceX diprediksi akan menabrak permukaan Bulan pada 5 Agustus 2026. Objek tersebut merupakan bagian atas dari roket yang digunakan dalam misi 2025-010D untuk meluncurkan dua pendarat Bulan, Blue Ghost Mission 1 dan Hakuto-R Mission 2, pada Januari 2025. Setelah menyelesaikan tugasnya, tahap roket tidak dirancang untuk kembali ke Bumi dan kini mengorbit dengan lintasan yang berpotongan dengan orbit Bulan.

Astronom independen Bill Gray memperkirakan benturan akan terjadi di sekitar Kawah Einstein, di perbatasan sisi dekat dan sisi jauh Bulan, pada pukul 06.44 UTC (13.44 WIB). Kecepatan tumbukan diperkirakan mencapai sekitar tujuh kali kecepatan suara, cukup kuat untuk menciptakan kawah baru di permukaan Bulan. Namun para ilmuwan menegaskan peristiwa ini tidak membahayakan Bumi atau aktivitas manusia.

Insiden ini mengangkat kembali kekhawatiran tentang sampah antariksa di sekitar Bulan, terutama saat NASA dan negara-negara seperti China sedang mempersiapkan misi berawak ke Bulan dalam dekade mendatang. NASA menargetkan pendaratan Artemis pada 2028, sementara China menargetkan sekitar 2030. Keberadaan puing seperti tahap Falcon 9 menambah kompleksitas navigasi dan keselamatan misi mendatang.

Fakta

  • Tahap roket Falcon 9 SpaceX diprediksi menabrak Bulan pada 5 Agustus 2026 pukul 06.44 UTC.
  • Tabrakan akan terjadi di sekitar Kawah Einstein, di perbatasan sisi dekat dan jauh Bulan.
  • Roket berasal dari misi 2025-010D yang diluncurkan Januari 2025 untuk membawa Blue Ghost Mission 1 dan Hakuto-R Mission 2.
  • Kecepatan tabrakan diperkirakan tujuh kali kecepatan suara dan dapat menciptakan kawah baru.
  • Tidak ada ancaman terhadap Bumi atau manusia dari peristiwa ini.
  • NASA dan China sedang mempersiapkan misi berawak ke Bulan masing-masing pada 2028 dan 2030.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial