
Media harus patuhi aturan siar TVRI soal durasi dan waktu tayang footage, konteks penting bagi rekan jurnalis yang liput Piala Dunia 2026.

Aturan Baru Konten Piala Dunia 2026 Alur cerita dan fakta utama
TVRI, sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia FIFA 2026 di Indonesia, mengeluarkan panduan ketat bagi media dalam penggunaan konten siaran. Media yang ingin menggunakan footage highlight pertandingan harus terdaftar dan diverifikasi melalui Media Center TVRI sebelum 30 Juni 2026. Setelah verifikasi, media akan mendapat akses ke footage melalui tautan FTP resmi dari TVRI.
Durasi maksimal penggunaan footage adalah 90 detik per pertandingan, hanya untuk kebutuhan pemberitaan, dan hanya boleh ditayangkan sekali dalam sehari. Media dilarang merekam langsung dari siaran TVRI atau platform OTT mitra, serta dilarang menggabungkan footage ke program non-berita atau membagikannya ke platform digital seperti media sosial dan podcast tanpa lisensi khusus.
Ada juga aturan embargo tayang: pertandingan dini hari (23.00–05.00 WIB) baru boleh ditayangkan setelah pukul 07.00 WIB, sedangkan laga pagi (06.00–13.00 WIB) bisa ditayangkan setelah pukul 14.00 WIB. Setiap penggunaan footage wajib menyertakan watermark TVRI dan teks 'Courtesy TVRI', serta narasi penutup yang menyebutkan siaran tersedia di TVRI Nasional dan TVRI Sport.
TVRI bekerja sama dengan Kementerian Komdigi RI dan Patroli Cyber Mabes Polri untuk memantau kepatuhan. Pelanggaran bisa berujung pada takedown konten, sanksi hukum, atau penghentian permanen akses footage.
Fakta
- TVRI adalah pemegang hak siar resmi Piala Dunia FIFA 2026 di Indonesia.
- Media harus mendaftar dan diverifikasi sebelum 30 Juni 2026 untuk akses footage.
- Durasi maksimal footage yang boleh digunakan adalah 90 detik per pertandingan.
- Footage hanya boleh ditayangkan sekali sehari dan hanya untuk program berita.
- Pertandingan dini hari (23.00–05.00 WIB) baru boleh ditayangkan setelah pukul 07.00 WIB.
- Media dilarang membagikan footage ke podcast atau platform digital tanpa lisensi khusus.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





