Ilustrasi astronaut Luca Parmitano mengenakan seragam NASA, bersiap untuk misi Artemis III ke orbit Bulan
Ilustrasi astronaut Luca Parmitano mengenakan seragam NASA, bersiap untuk misi Artemis III ke orbit Bulan

Keterlibatan Parmitano memberi konteks ringan untuk teman yang mengikuti perkembangan eksplorasi luar angkasa Eropa.

Italia Terbang ke Bulan lewat Misi NASA Alur cerita dan fakta utama

NASA telah menunjuk astronaut Italia, Luca Parmitano, sebagai pilot untuk misi Artemis III pada 2027. Ia menjadi orang Eropa pertama yang terlibat langsung dalam program penerbangan berawak utama NASA. Misi ini tidak akan mendarat di Bulan, melainkan menguji manuver penyambungan kapsul Orion dengan dua wahana pendarat bulan dalam orbit Bumi. Uji coba ini menjadi tahap krusial menjelang Artemis IV, yang direncanakan mendaratkan manusia di kutub selatan Bulan pada 2028.

Kru Artemis III dipimpin oleh komandan Randy Bresnik dari NASA, dengan Andre Douglas dan Frank Rubio sebagai spesialis misi. Parmitano, yang berasal dari Badan Antariksa Eropa (ESA), akan menjadi anggota non-Amerika kedua dalam program Artemis setelah Jeremy Hansen dari Kanada terbang dalam Artemis II. Bob Hines ditunjuk sebagai anggota cadangan untuk siaga darurat.

Luca Parmitano, berusia 49 tahun, telah menjalani dua misi di Stasiun Luar Angkasa Internasional dan berpengalaman dalam spacewalk berbahaya. Ia nyaris kehilangan nyawa pada 2013 saat helm balaclavanya terisi air selama spacewalk. Ia juga dikenal sebagai DJ pertama yang tampil langsung dari luar angkasa. Penunjukannya menjadi simbol dorongan besar bagi Italia dan peran Eropa dalam eksplorasi antariksa global.

Fakta

  • NASA menunjuk Luca Parmitano sebagai pilot misi Artemis III pada 9 Juni 2026.
  • Parmitano adalah orang Eropa pertama yang terlibat dalam program penerbangan berawak utama NASA.
  • Misi Artemis III akan diuji di orbit Bumi pada 2027, bukan mendarat di Bulan.
  • Tujuan utama adalah menguji manuver penyambungan kapsul Orion dengan dua wahana pendarat bulan.
  • Artemis IV direncanakan mendaratkan manusia di kutub selatan Bulan pada 2028.
  • Luca Parmitano pernah nyaris kehilangan nyawa saat spacewalk di ISS pada 2013 karena helm terisi air.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial